Cara Setting CCTV di Rumah Untuk Menjamin Keamanan Penghuninya
Cara Setting CCTV di Rumah Untuk Menjamin Keamanan Penghuninya

Cara Setting CCTV di Rumah Untuk Menjamin Keamanan Penghuninya

Cara Setting CCTV di Rumah Untuk Menjamin Keamanan Penghuninya

Cara setting CCTV di rumah dapat Anda pelajari supaya tempat tinggal selalu aman. Apalagi, saat ini tingkat kriminalitas di negara kita semakin meningkat. Dengan adanya CCTV, keamanan di dalam rumah dapat terjaga dan penghuni merasa aman. Anda dan keluarga juga tidak akan was-was karena mendapat bukti nyata dan kuat dari rekaman untuk mengetahui kronologi kejadian apabila di rumah terjadi tindakan pencurian atau perampokan.

Cara Memasang CCTV di Rumah
CCTV (Closed Circuit Television) dapat diterapkan sebagai sistem keamanan untuk melindungi barang-barang yang berharga di rumah Anda. Keinginan memasang kamera CCTV di sekitar rumah merupakan hal yang wajar karena bisa membuat penghuni aman dan terhindar dari tindak kejahatan. Sebelum memasang CCTV, Anda harus menentukan pilihan kamera yang hendak dibeli, apakah Cams CCTV, Webcam atau jaringan IP kamera.

Kemudian, rencanakan lokasi dan perlengkapan pemantauan. Saat merencanakan lokasi CCTV, perhatikan hal-hal berikut:

Cara Setting CCTV di Rumah Untuk Menjamin Keamanan Penghuninya


Kondisi Cahaya
Hindari memasang kamera CCTV pada tempat yang terkena cahaya matahari langsung, sebab akan membuat gambar terlihat silau. Gunakan infrared untuk kamera B/W dan dalam kondisi yang sangat gelap dengan LUX paling rendah. Tapi, jangan meletakkan infrared kamera saling berhadapan untuk menghilangkan resiko pencahayaan.

Jarak Objek Pantau
Terdapat beragam jenis dan panjang fokus lensa, tapi pilihan Anda harus tergantung pada kondisi cahaya serta jarak kamera dengan objek pantau. Perlu diketahui, bahwa kebanyakan model CCTV board dan bullet memiliki lensa 3,6 mm. Semakin besar jarak pantau, fokus lensa yang diperlukan akan semakin panjang. Untuk memaksimalkan cakupan dan memperoleh hasil yang maksimal dari CCTV, letakkan kamera di tempat strategis.


Pengkabelan
Pengkabelan adalah proses yang paling lama dan penting dari semua cara setting CCTV di rumah. Usahakan kabel yang dipakai sependek mungkin dan praktis dipasang pada tiap kamera untuk menjamin kualitas sinyal video yang baik. Jangan memasang kabel CCTV dekat jalur kabel listrik yang berdaya tinggi. Paling tidak jarak antara keduanya adalah 12 inchi dengan panjang kabel tidak lebih dari 400ft. Bila ada hal-hal yang menyebabkan penempatan kabel tidak memungkinkan, Anda bisa mencari spot lain.

Memasang Kamera Mount
Hampir semua kamera CCTV dilengkapi dengan bracket dan sekrup. Kamera bisa dipasang pada bracket dengan perkiraan posisi pemasangan yang sesuai. Biasanya, kamera CCTV bertenaga 24VAC atau 12VDC dan jenis power inputnya bertipe screw or push atau 2,1 mm plug. Pada tiap jenis power supply dan input, koneksi listriknya berbeda.  Dari kedua jenis kamera tadi, yang paling banyak digunakan adalah 12VDC. Ini penting untuk diketahui supaya Anda dapat mengamati polaritas serta menghindari kerusakan kamera. Kabel daya umumnya berwarna hitam dan merah atau putih serta dilengkapi dengan dua konduktor. Gunakan yang berwarna hitam untuk terminal negatif dan merah atau putih untuk terminal positif.

Menyambungkan ke Monitor dan Perekam
Jika kamera telah terpasang, buatlah sambungan akhir. Setting CCTV bisa dilakukan pada monitor standar, perekam DVR standalone dan pasokan distribusi daya yang merupakan instalasi paling populer dan sering digunakan. Anda perlu menyiapkan sebuah ruangan untuk monitor dan perekam. Setelah keduanya terpasang, hubungkan kabel video ke terminal DVR dengan monitor.
Jangan lupa melindungi perlengkapan dari lonjakan daya dengan cara menghubungkannya pada unit backup baterai, terutama bila lokasi instalasi sering mengalami mati listrik. Waktu backup dapat diperpanjang dengan menyolokkan steker DVR dan kamera pada unit cadangan serta monitor untuk strip daya reguler. Nah, dengan begitu kamera dan DVR bisa bekerja normal ketika daya turun, meskipun monitor dalam keadaan mati.

Para pelaku tindak kriminalitas pasti sudah menyusun strategi guna menjalankan aksinya. Selain untuk mensukseskan rencana, strategi tersebut juga dibuat supaya peluang untuk dilacak dan diburu oleh polisi sangat kecil. Akan tetapi, dengan adanya bukti dari kamera CCTV, polisi bisa mengetahui pelaku dan memburunya hingga ketemu. Jadi, tunggu apa lagi untuk menerapkan cara setting CCTV di rumah?

Berbagi Informasi:

Admin
Hanya manusia biasa, yang ingin selalu belajar.