Cara setting cctv yang benar
Cara setting cctv yang benar

Cara setting cctv yang benar

Cara setting cctv yang benar

Cara setting cctv dapat dikatakan mudah namun butuh ketelitian agar hasil gambar dari tangkapan cctv sesuai dan jelas terlihat. Sebelum mengetahui caranya sebaiknya ketahuilah beberapa faktor yang dapat membantu dalam proses setting cctv. 

Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan

• Kondisi cahaya

Dalam pemasangan cctv, jangan pasang cctv dengan sudut pandang langsung mengarah pada cahaya atau sinar yang sangat cerah karena akan membuat hasil kamera tidak bagus atau silau saat merekam suatu kejadian. 

• Jarak pantau

Tempatkan kamera di tempat yang strategis, atau yang sesuai dengan kemampuan lensa. Setiap lensa pada cctv pasti akan berbeda, maka letakkan di tempat yang memiliki jangkauan luas sehingga tidak perlu memasang banyak cctv.

• Penempatan kabel

Saat pemasangan cctv, sebaiknya gunakan jalur kabel sependek mungkin, hal ini dilakukan untuk menghindari kerusakan kabel akibat terlalu panjang kabel.

Cara Setting CCTV

Setelah mengetahui beberapa hal tentang pemasangan, lanjut pembahasan tentang cara setting cctv. Berikut beberapa tahapan yang digunakan agar cctv dapat berjalan dengan baik, antara lain :

• Pengkabelan

Proses ini membutuhkan waktu yang lama dan cukup penting pada proses setting cctv. Penggunaan kabel yang sependek mungkin dan jangan pernah menggabungkan kabel cctv dengan kabel dengan daya yang tinggi. Selain itu, gunakan kabel dengan kualitas yang bagus agar tidak mudah rusak.

Cara setting cctv yang benar

• Kamera mount

Tahap selanjutnya pasang bracket dan sekrup di cctv serta sesuaikan dengan perkiraan posisi dalam pemasangan cctv. Selain itu perhatikan daya listrik dari jenis power supply cctv, hal ini penting untuk diperhatikan agar tidak merusak kamera.

• Sambung ke monitor

Kamera yang sudah terpasang dengan baik, maka selanjutnya lakukan tahap terakhir sebelum mencoba cctv yaitu tahap menyambungkan kamera cctv pada monitor. Hal pertama yang perlu dilakukan menyediakan ruangan khusus untuk menempatkan semua keperluan dalam memantau situasi yang dapat terekam oleh kamera. Hubungkan kabel video dengan monitor. Caranya, hubungkan port out monitor DVR ke port video agar apa yang terlihat oleh kamera dapat di pantau di monitor. Selanjutnya, perlu adanya perlindungan peralatan dari lonjakan daya dengan cara menghubungkan dengan backup baterai. Hal ini perlu dilakukan, khususnya untuk lokasi yang sering mengalami listrik padam. Caranya, hubungkan steker DVR dan kamera ke unit dan monitor untuk proses daya reguler, sehingga kamera dan DVR akan bekerja normal meskipun daya naik ataupun turun. Walaupun monitor dalam keadaan mati, maka tidak akan berpengaruh pada jalannya DVR dan kamera.

• Power on

Tahap terakhir adalah proses pengujian hasil dari setting cctv yang sudah dilakukan, agar jika tidak sesuai sudut pandangnya atau hal lainnya dapat segera diatasi. 

Pertama mulai dengan mengubah power supply pada kamera, kemudian diikuti dengan menyalakan monitor cctv serta nyalakan sistem DVR. Kemudian lakukan setup DVR, proses setup biasanya sudah tersedia pentunjuknya di buku manual penggunaan cctv. Setiap cctv memiliki cara yang berbeda-beda tergantung pada model yang digunakan.

Selanjutnya perhatikan hasilnya, apakah sudah sesuai dengan yang diinginkan atau sudah dapat menangkap area yang ingin di pantau kondisinya. Jika misalnya kondisi kamera tidak memantau dengan baik, maka keberadaan monitor sangat membantu. Dengan adanya monitor, langsung dapat melihat dan memindahkan posisi cctv dengan baik. Cukup mengkendorkan sekrup dan menggeser cctv pada posisi yang tepat kemudian kencangkan lagi.

Tahap-tahap di atas dapat diikuti dalam proses pemasangan cctv yang baik dan juga cara setting cctv.

Berbagi Informasi:

Admin
Hanya manusia biasa, yang ingin selalu belajar.